Pertemuan Kelima (Pengajaran Pancasila Keempat)


Pertemuan Kelima (pengajaran keempat mengenai Pancasila)
Kelas  : LA08
Dosen : Ukies. M. Urip
Tanggal : Rabu, 18 Oktober 2017
Anggota yang hadir : 
1.      Gary Nico                                 (2101641910)
2.      Michael Henry                         (2101629786)
3.      Nikolas Nasir                           (2101631481)
4.      Mikhael Permana                   (2101641066)
5.      Aaron Chrisitan Hansel        (2101628820)
6.      Daniel                                       (2101634911)


Kegiatan belajar mengajar di Paud Seruni pada hari rabu, 18 Oktober 2017 dimulai pada pukul 08.05 WIB. Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, kami membantu Bu Titin untuk membersihkan ruangan kelas. Kami menyapu lantai dan membersihkan debu pada foto-foto serta piala yang menghiasi dinding kelas Paud Seruni. Setelah membersihkan kelas, kami melakukan briefing untuk kegiatan belajar mengajar yang akan segera dilakukan. Kegiatan hari tersebut adalah bermain permainan tradisional dan menyusun puzzle. Kami berdiskusi permainan apa yang akan dimainkan. Pada akhirnya kami memilih permainan “Ular Naga”. Kami memilih permainan ini karena tidak membutuhkan alat peraga dan menyebabkan anak banyak bergerak.



Karena waktu menunjukkan pukul 08.05, anak-anak dipersilahkan langsung masuk kelas tanpa baris-berbaris. Kami mengawali kegiatan dengan berdoa dan  berbagai macam tepuk-tepukkan seperti tepuk paud, tepuk dokter, dan tepuk pisang untuk membuat semangat anak-anak. Kami mengabsen anak-anak dengan menanyakan kepada anak anak siapa yang tidak masuk sekolah. Hari itu, banyak anak-anak yang tidak masuk sekolah. Dari 27 anak, hanya 16 anak yang masuk sekolah. Sedangkan 11 anak yang lain tidak masuk sekolah karena beberapa ada yang sakit dan beberapa ada yang pergi.





Kami menjelaskan kegiatan hari tersebut kepada anak-anak. Kami menjelaskan cara bermain Ular Naga dan lagu yang akan dinyanyikan selama permainan. Kami juga memberikan contoh kepada anak-anak cara bermain Ular Naga agar anak-anak dapat lebih memahami cara bermain permainan ini.






Setelah penjelasan dan contoh, kami bermain Ular Naga yang sebenarnya dengan anak-anak. Daniel dan Michael Henry menjadi gerbang dan kakak-kakak anggota yang lainnya menjaga anak-anak agar tidak cedera atau terluka. Pada awalnya, tampak kebingungan pada wajah anak-anak. Namun, Mikhael Permana menuntun anak-anak didepan barisan untuk bermain. Wajah keceriaan dan menikmati permainan ini terlihat pada wajah mereka. Anak-anak yang tertangkap, ditanya untuk masuk ke team Daniel atau Michael Henry. Akhirnya 6 anak masuk ke team Daniel dan 10 anak masuk ke team Michael Henry.Setelah itu kami bermain tangkap jaga. Kelompok Danie ememnangkan permainan ini. Kami menjelaskan nilai-nilai Pancasila dalam permainan ini. Nilai-nilainya adalah kebersamaan, kerjasama, berani menyatakan pendapat dan pilihan.





Setelah lelah bermain, anak-anak istirahat. Setiap 1 bulan sekali ada ibu-ibu pkk menyiapkan makanan untuk anak-anak. Hari itu jatuh pada hari tersebut. Kami membantu anak-anak untuk membuka makanannya dan membersihkan setelah selesai makan.





Kegiatan selanjutnya adalah bermain puzzle. Anak-anak dibagi menjadi 3 kelompok. Kami juga dibagi menjadi 3 kelompok. Kami menjelaskan bentuk-bentuk puzzle yang dimainkan seperti bentuk angka, anggota keluarga, bangunan –bangunan keagamaan, dan bangun datar. Anak –anak mencobanya satu per satu. Kami bertanya bentuk-bentuk yang telah kami jelaskan




Karena waktu sudah menunjukkan waktu pulang. Ibu Titin beserta kepala sekolah dan ibu guru yang lain menyampaikan kepada anak-anak bahwa hari itu merupakan hari terakhir kami untuk bersama-sama dengan mereka. Karena mereka masih kecil, Bu Titin mejelaskan bahwa kami harus pergi sekolah untuk belajar kepada anak-anak. Anak-anak terlihat sedih dan megingatkan kami untuk datang kembali. Bu Titin memberi kesempatan kami satu per satu untuk berbicara kepada anak-anak. Kami menyampaikan pesan dan kesan kami. Kami berharap agar anak-anak dapat menjadi penerus bangsa yang mengharumkan dan memberi banyak manfaat untuk nusa, bangsa, dan negara. Di akhir kegiatan kami membagikan kenang-kenangan dari kami berupa botol kepada anak-anak. Seperti biasa anak berbaris dan menyalami kami.


Di akhir kegiatan kami di Paud Seruni, kami mengucapkan terimakasih kepada pihak Paud Serui yang bersedia menerima kami. Kami juga memiminta maaf atas kesalahan kami. Guru-guru dan pihak Paud Seruni juga mengucapkan banyak terimakasih kepada kami. Kami juga diberi pesan dari guru-guru untuk masa depan kami. Akhirnya kami dipenghujung kegiatan kami. Kami berpamitan kepada seluruh guru-guru dan kepala sekolah Paud Seruni.



Kegiatan mengajar anak Paud ini memberikan banyak pengalaman dan pelajaran kepada kami. Kami belajar bagaimana kami mengatasi anak-anak yang memiliki banyak keinginan, kesabaran, kerjasama, kebersamaan, berkomunikasi di khalayak, menyampaikan materi, kekeluargaan, mengatur waktu danmasih banyak lagi.

Comments

  1. Terima kasih atas postingan yang sangat bermanfaat ini, saya dapat merasakan betapa indah dan bermanfaatnya pengalaman yang kalian semua rasakan. Tuhan Yesus memberkati.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pertemuan Pertama (Survey Lokasi dan Pengurusan Izin)

Pertemuan Keempat ( Pengajaran Pancasila Ketiga)

Laporan Akhir + VIDEO